Menteri Kesehatan dan Menko PMK Kunjungi Booth Argon Group di Pameran Hari Kesehatan Nasional ke-58


Dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-58 Tahun 2022, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menyelenggarakan Pameran Bangga Produk Inovasi dan Teknologi Kesehatan Dalam Negeri dalam mendukung Transformasi Sistem Kesehatan pada 3–5 November 2022 di Indonesia Convention Exhibition BSD, Tangerang, Banten.


Acara ini dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI Bapak Muhadjir Effendy, Menteri Kesehatan (Menkes) RI Bapak Budi Gunadi Sadikin, dan Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI Bapak Dante Saksono Harbuwono. Hadir dari Argon Group, Presiden Direktur Argon Group Bapak Krestijanto Pandji, beserta segenap direksi dan manajemen Argon Group lainnya.


HKN diperingati tiap tanggal 12 November dimana tahun ini mengusung tema “Bangkit IndonesiaKu Sehat NegeriKu”. Dalam keterangan tertulis, Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kemenkes yang juga Ketua Umum HKN Ke-58 tahun 2022, Ibu dr. Maria Endang Sumiwi MPH., menyatakan bahwa sistem kesehatan yang lebih kuat akan diwujudkan melalui transformasi sistem kesehatan melalui enam pilar transformasi.


Argon Group dengan pengalaman lebih dari 42 tahun di industri kesehatan memiliki End-to-end competency yang memperkuat pilar ke-3 program transformasi sistem kesehatan, yaitu transformasi sistem ketahanan kesehatan, terutama sektor farmasi dan alat kesehatan.


Peran Strategis Argon Group Dalam Ketahanan Alat Kesehatan Dalam Negeri

Pada sesi peninjauan pameran HKN, Menko PMK, Menkes dan Wamenkes mengunjungi booth Argon Group yang terletak di Hall 3. Dalam kesempatan tersebut, dijelaskan terkait kontribusi Argon Group untuk menghasilkan produk yang memiliki nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) tinggi serta komitmen memproduksi alat kesehatan dalam negeri.



Argon Group melalui PT Djembatan Dua telah memiliki visi kemandirian produk dalam negeri sejak 2011 melalui peluncuran produk alat kesehatan dengan merek Stardec. Sejak sistem e-katalog LKPP untuk alat kesehatan dimulai pada 2014, produk Stardec sudah masuk dalam proses pengadaan alat kesehatan dalam negeri melalui beberapa produk masker, glove dan saat ini sudah ada 50 item produk Stardec masuk e-katalog LKPP dan masih akan bertambah untuk tahun mendatang.


“Untuk meningkatkan ketahan alat kesehatan, industri alat kesehatan dalam negeri semakin agresif meningkatkan daya saing karena kesempatan yang baik melalui kebijakan pemerintah terkait substitusi impor,” kata Director PT Djembatan Dua, Bapak Edbert Orotodan.


Argon Group juga siap menggarap bisnis manufaktur yang memproduksi alat-alat kesehatan di dalam negeri. Menurut President Director Argon Group, Bapak Krestijanto Pandji, keseriusan merambah bisnis manufaktur ditandai dengan pendirian PT Deca Metric Medica (DMM) pada 2020 yang akan fokus memproduksi alat-alat Kesehatan. Pabrik DMM dirancang memenuhi standar kualitas internasional sehingga memungkinkan juga untuk bekerjasama dengan perusahaan alat-alat kesehatan multinasional.


“Argon Group memiliki kesiapan untuk menjalankan Instruksi Presiden No. 6 Tahun 2016 tentang Percepatan Pengembangan Industri Farmasi dan Alat Kesehatan. Dengan didirikannya PT Deca Metric Medica, diharapkan dapat meningkatkan ketahanan alat Kesehatan dalam negeri, sekaligus menurunkan angka impor produk alat kesehatan,” kata Bapak Krestijanto.

Berita edit.jpg

Berita