top of page
Berita edit.jpg

Berita

Berkarir di Era Digital: Menyongsong Masa Depan Farmasi dan Peran Profesi Apoteker



Mahasiswa profesi Apoteker memiliki tantangan dalam meniti karir profesionalnya. Konsekuensi perkembangan digital dan semakin besarnya kompetisi sesama profesi Apoteker, membuat tiap individu harus tampil lebih stand-out dibandingkan sejawatnya.


Dua expert dari Argon Group, yaitu Talent Acquisition & Company Branding Manager Argon Group, Ibu Sylvana Uli Basa; dan Marketing & Content Senior Officer PT Anugrah Argon Medica (AAM), Bapak Karel Andika Winarso menjadi pemateri untuk meningkatkan kompetensi dan pengetahuan mahasiswa dalam memasuki dunia profesional melalui sesi ‘Sharing Knowledge’ pada 10-11 November 2023 di dua Universitas di kota Yogyakarta, yaitu Universitas Sanata Dharma dan Universitas Gadjah Mada (UGM).

Bekerjasama dengan Dharma Dexa, acara ini dihadiri oleh lebih dari seratus mahasiswa profesi Apoteker. Turut hadir Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Farmasi UGM, Bapak Dr. Nanang Munif Yasin, S.Si., M.Pharm. Apt.; Ketua Program Studi Profesi UGM, Ibu Dr. Anna Wahyuni Widayanti, M.P.H., Apt.; Wakil Ketua Program Studi Profesi Apoteker Fakultas Farmasi, Universitas Sanata Dharma Bapak apt. Michael Raharja Gani, M.Farm.; Manager Dharma Dexa, Bapak Mateus Ramidi; serta Talent Acquisition Officer Argon Group Ibu Elisabeth Gracella Meilani Harum.


Persiapan Apoteker di Masa Depan

Dalam Sharing Knowledge, Ibu Sylvana membawakan materi tentang Tips dan Trik Membuat CV dan LinkedIn Yang Menarik serta Menghadapi Wawancara Dalam Bahasa Inggris.

“Dengan informasi yang lengkap, mulai dari data diri, pengalaman dan memuat foto profil yang profesional, akan memudahkan para perekrut untuk mendapatkan informasi tentang kandidat dan akan memperbesar kesempatan teman-teman untuk diproses ke tahap selanjutnya,” kata Ibu Sylvana.

Setelah memiliki CV yang menarik, kandidat juga harus mempersiapkan diri untuk menghadapi proses wawancara. “Ada 3 hal yang harus dipersiapkan ketika akan melakukan wawancara. Pertama, kenali dan cari informasi perusahaan yang dilamar. Kedua, pahami deskripsi pekerjaan dan persyaratan pada posisi pekerjaan tersebut. Terakhir, perbanyak latihan wawancara dalam bahasa Inggris,” tambah Ibu Sylvana.

Selanjutnya, Bapak Karel memberikan pemaparan tentang ‘Dunia Digital Industri Farmasi dan Kebijakan Penjualan Secara Daring Di Industri Farmasi’, dimana Kementerian Kesehatan telah menetapkan cetak biru tranformasi digital kesehatan tahun 2024. Dalam cetak biru tersebut, disebutkan bahwa seluruh layanan kesehatan harus terintegrasi dalam platform SATUSEHAT.

Bapak Karel mengatakan proses digitalisasi sedang terjadi di seluruh apotek yang ada di Indonesia. Digitalisasi apotek sangat penting untuk memberikan akses dan layanan yang lebih mudah dan cepat kepada masyarakat Indonesia terhadap produk kesehatan.


Untuk memastikan akses produk kesehatan yang lebih baik, Argon Group telah mengembangkan kekuatan di ekosistem digital kesehatan melalui Aplikasi GPOS B2B untuk e-commerce produk kesehatan; aplikasi GPOS Lite untuk managemen dan operasional apotek; serta aplikasi GoApotik sebagai pilihan aggregator apotek online.

“Apotek di Indonesia masih memiliki potensi pertumbuhan yang besar, oleh karena itu dibutuhkan peran besar dari teman-teman profesi apoteker,” kata Bapak Karel.


Partisipasi Career Days di UGM

Tim Talent Acquisition Argon Group dan Dexa Group juga turut berpartisipasi dalam kegiatan “UGM Integrated Career Days 2023” yang berlangsung 11-12 November 2023 di Grha Sabha Pramana UGM.


Kegiatan ini diikuti 33 perusahaan dengan dihadiri lebih dari 8.000 mahasiswa. Argon Group dan Dexa Group membuka kesempatan berkarir dalam berbagai posisi, seperti di bidang farmasi, IT, marketing, business development, dan supply chain.

Comments


bottom of page